Selasa, 20 September 2016

Bunga Mawar Desa Gambyok Kini dapat Dikonsumsi



KEDIRI, Bunga mawar menjadi komoditas paling diminati saat perayaan valentine tiap 14 Februari sebagai simbol cinta, harga bunga mawar ditingkat petani saat ini Rp 500 per tangkai. Selain terkenal akan relief panji, desa gambyok juga terkenal karena banyaknya kebun mawar di desa ini. Kawasan ini dapat menjadi rujukan wisata dan apabila beruntung ketika anda tiba disana adalah saat bunga masih mekar sehingga dapat menjadi area yang menarik untuk berfoto.


Selama ini pengolahan hasil panen mawar hanya dijual dalam bentuk bunga segarnya. Namun, beberapa mahasiswa KKN dari IIK Bhakti Wiyata Kediri mengkreasikan bunga mawar menjadi sediaan selai yang dapat dikonsumsi sebagai pendamping roti atau makanan olahan kue lainnya. Bahan yang diperlukan dalam pembuatan selai mawar ini diantaranya adalah 
  1. Bunga mawar ( dalam hal ini digunakan mawar jenis rose)
  2. Gula pasir,
  3. Pengaroma,
  4. Air.
Sedangkan peralatan yang diperlukan diantaranya, kompor, panci, saringan, blender, wajan, sendok. Jenis bunga mawar yang digunakan akan mempengaruhi warna ari selai yang dihasilkan. Mawar jenis rose memiliki warna merah sehingga selai yang dihasilkan tidak perlu menambahkan pewarna agar tampak lebih menarik. Langkah dalam pembuatan selai mawar adalah :
  1. Mawar yang telah dipetik dipisahkan antara mahkota dari bunganya, dalam hal ini bagian yang digunakan adalah mahkota bunga, kemudian diambil kira-kira dua genggam,
  2. Mahkota bunga kemuadian dicuci dengan air bersih dan mengalir,
  3. Kemudian panaskan air hingga medidih,
  4. Selanjutnya bunga yang telah dicuci dimasukkan air mendidih dalam api kecil selama +/- 1 menit, hingga tampak layu,
  5. Setelah itu disaring dandibuang airnya, 
  6. Bunga yang telah direbus kemudian dimasukkan ke dalam blender dan ditambahkan air matang,
  7. Setelah diblender, kemudian dimasukkan ke dalam wajan dan ditambahkan gula sesuai selera sambil diaduk dalam api kecil diatas kompor, proses pengadukan berlangsung cukup lama, pengadukan dilakukan dalam api kecil agar zat berkhasiat dalam bunga mawar tidak banyak yang hilang,
  8. Pengadukan dihentikan ketika cairan sudah mengental dan berbentuk setengah padat,
  9. Penambahan pengaaroma dapat diberikan untuk meningkatkan aroma dari selai yang dibuat, pengaroma ditambahkan ketika selai sudah mengental.
  10. Dimasukkan wadah untuk disimpan atau dapat langsung dikonsumsi dengan roti tawar atau olahan roti yang lainnya.
Selamat Mencoba. . .
 

Situs Panji Desa Gambyok Kini Jadi Viral di Medsos

Keberadaan situs kuno peninggalan abad 14-15 Masehi di Dusun Sarasehan, Desa Gambyok Kecamatan Grogol kini menjadi viral kalangan arkeolog di media sosial. Hal ini dikarenakan situs ini oleh peneliti arkeolog belanda, Stuterheim, disebut-sebut sebagai awal naskah utuh Asli Panji Sumirang.
situspanji1
Istimewanya, situs ini merupakan salah satu situs yang mempunyai panil relief utuh dengan cerita paling lengkap. Kendati begitu melihat kondisinya sekarang, keberadaan situs ini menuntut perhatian perlunya keamanan dan dipastikan jauh dari tangan tidak bertanggung jawab.
Suroto, Kepala Desa Gambyok, menuturkan rencananya Situs Panji Desa Gambyok akan di rehab dan dibenahi. Baik akses jalan menuju situs panji maupun bangunanya pendukung sekitarnya. Terutama pagar pembatas agar pengunjung tidak langsung menyentuh situs.
situspanji2
“Rencananya kami akan membuatkan payon atau pelindung seperti atap supaya Situs Panji bisa aman paling tidak ada pagar pembatas jadi tidak seperti ini. Nantinya pengunjung situs bisa melihat hanya sebatas pagar yang kami buat. Sehingga tidak rusak dan bisa menjaga kelestarian seni budaya peninggalan nenek moyang yang tidak dimiliki daerah lain.” ungkap Suroto ketika mendampingi Kominfo Kamis (15/9).
Suroto melanjutkan, meskipun peninggalan situs terkesan hanya sepenggal ini, namun arti bagi arkeologi sangat besar. Hal ini dikarenakan temuan situs ini merupakan penegasan bahwa induk awal cerita panji berasal dari Bumi Panji Kediri. Sehingga perlu dijaga, rawat dan dipastikan aman.
situspanji3
“Kami akui memang dulu awalnya arca situs ini ada dua buah. Kini hanya tinggal satu. Ini terlihat dari bekas pecahan di bongkahan arca. Diduga memang hilang atau dipindahkan. Saat ini kami hanya ekstra ketat untuk menjaga peninggalan sejarah Situs Panji dengan kerjasama mempercayakan pengawasannya kepada penduduk sekitar Situs Panji.” Imbuh Suroto.
Sebagai informasi, Situs Panji Desa Gambyok tepat berada di tengah- tengah pemukiman penduduk. Di samping lokasi Situs Panji juga ada dua makam dengan ukuran panjang dan besar yang diatas rata-rata ukuran manusia biasa.
“Makam pertama memiliki ukuran panjang 6.5 m dan lebar 1.5 m. Sedangkan makam kedua berukuran panjang 4 m dan lebar 1.5 m. Di sekitar makam ini ada pohon besar yang kami menyebutnya dengan sebutan Pohon Pucuk Merah. Masyarakat Desa Gambyok dan sekitarnya sering melakukan ritual nyadranan di sini. keberadaan Situs Panji dan makam ini kami akui sebagai simbol Desa Gambyok.” Papar Suroto.
situspanji4
Moh. Imron, Camat Grogol, ketika mendampingi Tim Kominfo juga berharap supaya Situs Panji bisa di renovasi bangunan pendukungnya tanpa mengurangi keaslian dari Situs Panji. Hal ini agar menjadi destinasi baru wisata religi. Hal ini untuk mendukung Wisata Religi yang sudah ramai pengunjung yaitu Makam Syeh Mursad yang ada di Desa Bakalan, Kecamatan Grogol.
“Untuk itu saya berpesan kepada masyarakat khusunya Desa Gambyok agar bisa menjaga Situs Panji terutama keamanan, kelestaraian dan kebersihannya. Kedepan kalau situs ini sudah di benahi, warga sekitar bisa membuka usaha makanan, oleh-oleh ataupun parkir untuk menambah kesejahteraan.” Terang Imron. (Kominfo)


Dikutip dari : https://kedirikab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=2712:situs-panji-desa-gambyok-kini-jadi-viral-di-medsos&catid=17:pariwisata-seni-a-budaya&Itemid=319